Friday, July 29, 2016

BAB SHALAT

SHALAT menurut istilah syara' ialah beberapa ucapan dan perbuatan tertentu, yang di awali dengan takbir dan diakhiri salam. perbuatan tersebut disebut ' shalat ' karena mengandung makna 'shalat ' menurut arti bahasanya yaitu " Do'a ".shalat fardlu 'ain itu lima kali selama satu hari satu malam, yang diketahui dengan pasti dari penjelasan agama. karena itu orang yang menentangnya dihukum kafir.kefardluan shalat yang lima itu diturunkan pada malam isro' malam 27 bulan rajab 10 tahun 3 bulan terhitung semenjak muhammad diangkat menjadi rasul. shalat shubuh tanggal 27 rajab tersebut tidak wajib dikerjakan, karena belum diketahui cara-cara mengerjakannya. Shalat maktubah lima waktu itu dikerjakan hanya oleh setiap orang muslim yang mukallaf yaitu yang telah sampai baligh,berakal sehat, lelaki. shalat tidak diwajibkan bagi atas orang kafir,orang gila, orang yang sedang dalam keadaan haid dan nifas, mereka tidak wajib mengqodlo shalatnya. apabila seseorang dilain hal itu dan meninggalkan shalat tanpa ada halangan maka wajib segera mengqodlo shalatnya.

Syaikhuna ahmad bin hajar " yang jelas orang yang tertinggal shalat harus menggunakan secukup waktu untuk mengqodlonya selain waktu yang digunakan untuk melakukan sesuatu yang wajib atasnya, disamping itu juga haram baginya melakukan shalat sunnah (sebelum shalat qodlo).
jika seseorang tertinggal shalat karena suatu udzur maka dalam kewajiban qodlonya ia disunnahkan shalat-shalat yang tertinggal secara berurutan waktunya, ia melakukan qodlo shalat shubuh sebelum dhuhur dst. dan disunnahkan mendahulukan shalat qodlo sebelum shalat berada (ada') kalau tidak khawatir kehabisan waktunya, menurut pendapat yang mu'tamad bahkan kesunatan mendahulukan qodlo dari shalat ada' itu tetap berlaku walaupun khawatir akan ketinggalan berjamaah. kalu ia tertinggal shalatnya bukan karena suatu udzur maka wajib mendahulukan qodlo dari pada shalat ada'.

Hikmah Shalat
Perintah shalat adalah perintah yang diterima Nabi saw secara langsung dari Allah, tidak melalui perantaraan Jibri atau wahyu seperti perintah puasa, zakat atau ibadah Haji. Perintah ini diterima oleh beliau pada saat bertemu dengan Allah dalam perjalanan beliau Isra’ dan Mi’raj

Perintah Allah kepada hambaNya agar bersujud dalam shalat merupakan pernyataan kehinaannya kepada-Nya. Makanya Allah memerintahkan untuk sujud dalam setiap raka’at shalat sebanyak dua kali, berlainan dengan rukun- rukun lainya diperintahkan hanya satu kali. Dengan adanya shalat lima waktu berarti seorang Muslim bersujud kepada Allah 34 kali sehari semalam, dan dengan sujud berarti ia rela menghambakan dirinya kepada-Nya yang menjadi tujuan hidup bukan suatu penghambaan yang memberi keuntungan bagi yang disembah, tetapi penghambaan yang mendatangkan kebahagiaan bagi yang menyembah.

Ibadah shalat merupakan ibadah teragung dalam Islam termasuk ibadah yang kaya dengan kandungan hikmah kebaikan bagi orang yang melaksanakannya. Karena dengan shalat ia akan tercegah dari segala bentuk kejahatan dan kekejian. Kenyataan ini membuktikan bahwa orang yang menegakkan shalat adalah orang yang paling minim melakukan kemaksiatan dan kriminal, sebaliknya semakin jauh seseorang dari shalat, semakin terbuka peluang kemaksiatan dan kriminalnya.

Dan yang terpenting shalat merupakan ibadah mulia lagi agung. Karena shalat merupakan salah satu wasiat Allah kepada nabi-nabi dan wasiat nabi-nabi kepada umatnya.
Artinya: “Dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (Qs Thaha ayat:14).
Artinya: “Dan ia menyuruh ahlinya untuk shalat dan menunaikan zakat, dan ia adalah seorang yang diridhai di sisi Tuhannya.” (Qs Maryam ayat: 55).
Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (Ibrahim 40).
Artinya: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.” (Qs Thaha ayat132).

Dan masih banyak lagi hikmah shalat yang tidak bisa dituturkan dalam ringkasan kitab fiqih ini. Wallahu’alam


Syarat-Syarat Shalat
 
1. Beragama Islam.
2. Sudah baligh dan berakal.
3. Suci dari hadas.
4. Suci seluruh anggota badan, pakaian dan tempat.
5. Menutup aurat, laki-laki auratnya antara pusut dan lutut, sdang wanita seluruh anggota badannya kecuali muka dan telapak tangan.
6. Masuk waktu yang di tentukan masing-masing shalat.
7. Menghadap kiblat.
8. Mengetahui mana yang rukun dan mana yang sunnat.

Rukun Shalat
 
1. Niat.
2. Takbiratul ihram.
3. Berdiri tegak bagi yang berkuasa ketika shalat fardlu, boleh duduk atau berbaring bagi yang sedang sakit.
4. Membaca surat Al-Fatihah pada tiap-tiap raka'at.
5. Ruku dengan tumma'ninah.
6. Iftidal dengan thumma'ninah.
7. Sujud dua kali dengan thumma'ninah.
8. Duduk antara dua sujud dengan thumma'ninah.
9. Duduk tasyahhud akhir dengan thumma'ninah.
10. Membaca tasyahhud akhir.
11. Membaca shalawat Nabi pada tasyahhud akhir.

No comments:

Post a Comment